Ngopi Asik di Kedai Kopi Pacar Hitam

Tanpa berpikir-pikir lagi sore itu kami langsung menuju Kedai Kopi Pacar Hitam di Kalianda, setelah menyelesaikan tugas di SMA Kebangsaan di Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (01/03/2016). Kami berempat ingin beristirahat ngemil dan ngopi sambil melihat-lihat hasil foto. Dan tempat yang kami pilih kalau bisa adalah tempat yang belum pernah kami datangi. Mencoba suasana baru di tempat baru.

Yopie Pangkey - yopiefranz

Selfie dulu selesai motret, di depan para petinggi negara dan provinsi. di SMA Kebangsaan 😀

Senin malam sebelumnya (29/02), saya memang sudah terlebih dahulu bertanya tempat ngopi asik di Kalianda di akun twitter. Dan satu-satunya saran adalah Kedai Kopi Pacar Hitam yang buka mulai 15:00 setiap harinya.

Siangnya kami sudah makan kenyang, jadi cukup isi perut dengan makanan ringan dan segelas kopi hangat atau dingin sambil santai dan sedikit bekerja 🙂

Kedai Kopi Pacar Hitam ini terletak di pinggir Jalan Lintas Sumatera di Kalianda. Jika berkendara dari arah Bandar Lampung, kedai ada di sebelah kiri jalan. Menempati 2 ruko kecil yang digabungkan, bersebelahan dengan toko audio dan aksesoris untuk mobil.

Kedai Kopi Pacar Hitam - Kalianda - 1

Papan nama Kedai Kopi Pacar Hitam

Kedai Kopi Pacar Hitam - Kalianda - 5

Penampakan depan kedai.

Kami tiba pukul 16:15, sudah ada satu meja terisi tamu saat itu. Seperti biasa, kalau saya yang diminta pendapat lebih memilih duduk di pojokan yang bisa mengamati seisi kedai. Ga di resto ga di kedai, sama. Sambil memperhatikan siapa saja yang datang dan apa saja yang dipesan para pengunjung.

Kedai Kopi Pacar Hitam - Kalianda - 6

Suasana kedai.

Cuaca saat itu lumayan panas seharian. Sore itu kedai pun masih agak gerah diterangi cahaya matahari yang masuk tanpa aling-aling dan tanpa berpendingin ruangan. Saya memesan segelas iced-chocolate untuk menyegarkan tenggorokan. Untuk cemilan, seporsi sukun goreng keju dan kentang goreng. Sedangkan yang lain memilih kopi Lampung yang berasal dari Sumber Jaya Lampung Barat. Untuk seduhan, kawan-kawan ada yang milih kopi tubruk dan Vietnam Drip.

Kedai Kopi Pacar Hitam - Kalianda - 3

Sukun goreng keju dan kopi tubruk.

Bagi penggemar minuman kopi dan suka ‘ngebul’, suasana kedai ini bisa jadi cocok. Udara mengalir bebas keluar masuk ruangan. Bagi saya yang tidak suka ‘ngebul’ jadi tidak terlalu masalah. Sedangkan kalau mau sholat, baiknya memang mampir lebih dulu di masjid terdekat. Karena di sini tidak ada musholla khusus. Tetapi untuk darurat mereka menyediakan sajadah. Dan bisa sholat di teras belakang kedai 🙂

Soal hospitality, kedai kopi ini ga kalah dengan kedai kopi lain yang biasa saya datangi lho, seperti Keiko Bahabia, Dr Coffee. Seluruh kru Kedai Kopi Pacar Hitam ini selalu ramah dan siap menjawab semua pertanyaan yang saya ajukan sembari menunggu pesanan siap. Suka banget dengan atmosfir pertemanan kedai kopi semacam ini.

Sedangkan desain kedai ini saya lihat banyak menggunakan barang bekas seperti ban mobil, drum, dan kaleng. Dindingnya berhiaskan lukisan kopi dan lukisan alat seduh. Di dinding kiri terdapat beberapa gambar dan quote tentang kopi, beserta lampu. Jadi penasaran bagaimana suasananya di malam hari. Sahdu ya..

Untuk kopinya sendiri, Kedai Kopi Pacar Hitam menawarkan kopi Robusta dan kopi Arabika dengan beberapa variannya. Kopi Robusta sudah tentu ada kopi Lampung yang berasal dari Sumber Jaya Lampung Barat, selain Bali dan Temanggung. Kopi Arabika ada Sunda Garut, Toraja, Bengkulu, Flores Bajawa, dan Aceh Gayo.

Kedai Kopi Pacar Hitam - Kalianda - 7

Kita bisa memilih alat seduh yaitu V60 metal, V60 paper, Aero Press, dan Vietnam Drip. Saya sendiri, biasanya lebih senang kopi tubruk atau  dengan Vietnam Drip. Dan asiknya lagi mereka tak lupa sediakan timer lho bagi yang benar-benar pertimbangkan waktu dalam proses pengadukan 🙂

Sedangkan makanan, Kedai Kopi Pacar Hitam belum punya banyak pilihan. Hanya 3 menu yang ditawarkan yaitu roti bakar, kentang goreng, dan sukun keju (suju). Dan sore itu kami berempat hanya memesan kentang goreng dan sukun goreng keju.

Sukun goreng kejunya enak. Kalau mampir cobain aja sendiri.

Kedai Kopi Pacar Hitam - Kalianda - 4

Menu Kedai Kopi Pacar Hitam.

Untuk diketahui, Kedai Kopi Pacar Hitam itu dikomandoi oleh 3 anak muda Kalianda kreatif. Ari Oktala (30), Dani Sahrial (30), dan Alan Herlain (22). Kalau mau tau masih jomblo atau sudah punya pasangan silakan tanya sendiri aja ya 🙂

Nah, yang buat saya penasaran selama duduk-duduk di sini itu soal nama mereka. Kenapa “Pacar Hitam”?

Ari Oktala menjelaskan, dulu waktu kulian di Jogja mereka membuat usaha penjualan kopi bubuk tanpa merk. Setelah jalan beberapa waktu mereka berpikir untuk membuat merk untuk lebih dikenal. Salah seorang kawan mereka yang hobi membaca menyarankan nama “Pacar Hitam”.

Pacar Hitam? Ya Pacar Hitam.

Rupanya kawan mereka itu hobi membaca buku karya Tan Malaka berjudul Pacar Merah Indonesia. Mungkin saat ditanya apa merk yang pas untuk usaha kopi mereka, sang kawan sedang teringat buku tersebut dan juga teringat kopi. Sehingga yang ada di pikirannya, dari judul buku berjudul Pacar Merah Indonesia menjadi sebuah merk jualan kopi mereka, Pacar Hitam.

Sudah puas dengan jawaban mereka, saya mengajak mereka untuk foto bersama sebelum pulang. Bertambah satu tempat ngopi ok, dan yang tak kalah penting bertambah juga kawan ngopi 🙂

Kedai Kopi Pacar Hitam - Kalianda - 2

Foto bareng

#Repost @trie.utamii with @repostapp

A photo posted by Pacar Hitam (@kopipacarhitam) on