Mengenal Bunga Bangkai di Taman Konservasi Puspa Langka Bengkulu

Bunga Bangkai di Bengkulu – Entah mimpi apa akhirnya kesampaian juga melihat secara langsung dari dekat Bunga Bangkai khas Bengkulu yang terkenal seantero Nusantara yang mempunyai nama Latin Amorphophallus titanum.

Bermula saat mengikuti Festival Tabut di pertengahan bulan September 2018. Di waktu kosong kami jalan ke Taman Konservasi Puspa Langka di Desa Tebat Monok, Kepahiang, Bengkulu.

Banyak yang ga tau kalau buka bangkai itu berbeda dengan bunga rafflesia. Di sini saya tidak akan membahas perbedaannya ya. Bisa panjang nanti ceritanya. Bahas sedikit aja jenis bunga bangkai yang ada di Bengkulu.

Sebelum nulis ini seperti biasa cari tau dulu di banyak sumber, termasuk dari Wikipedia. Ternyata Bunga Bangkai merupakan flora endemik di Pulau Sumatera.

Tersebar habitat hutan tropis di Sumatera, di ketinggian 120 sampai 365 meter diatas permukaan laut. Lebih banyak ditemukan di Bengkulu dan Lampung.

Sayangnya, bunga bangkai Amorphophallus titanum ini termasuk dalam kategori rentan (vulnerable). Habitatnya sudah semakin banyak berkurang karena adanya alih fungsi lahan pertanian, perkebunan, dan pemukiman warga.

Lokasi Bunga Bangkai Bengkulu - Taman Konservasi Puspa Langka - Yopie Pangkey 10
Lokasi Bunga Bangkai Bengkulu, salah satunya di Taman Konservasi Puspa Langka.
Bunga Bangkai Bengkulu - Taman Konservasi Puspa Langka - Yopie Pangkey 4
Dari parkir kendaraan tinggal menuruni beberapa anak tangga sudah bisa melihat bunga bangkai.

Termasuk di Kepahiang Bengkulu, yang sering ditemukan di lahan pertanian warga. Masih banyak warga yang belum faham kalau bunga ini sudah masuk kategori langka. Beberapa di antara mereka karena ketidaktahuan seringkali main tebas saja.

Syukurnya saat ini sudah banyak warga yang sadar akan pentingnya menjaga kelestarian bunga bangkai. Termasuk pak Holidin dan keluarganya serta beberapa warga lainnya.

Kerennya, mereka sudah melakukan budi daya bunga bangkai yang sering juga disebut dengan nama suweg raksasa atau Titan Arum (Amorphophallus titanum).

Taman Konservasi Puspa Langka ini pun berdiri. Didukung oleh Lembaga Peduli Puspa Langka dan Lingkungan serta PT Angkasa Pura II.

Baca juga:
* Danau Dendam Tak Sudah di Bengkulu

Bunga Bangkai Bengkulu - Taman Konservasi Puspa Langka - Yopie Pangkey 6
Salah satu fase bung bangkai adalah fase vegetatif. Bonggol sebelum tumbuh batang.
Bunga Bangkai Bengkulu - Taman Konservasi Puspa Langka - Yopie Pangkey 7
Kemudian tumbuh batang.

Lokasi Taman Konservasi Puspa Langka

Lokasinya sekitar 50 kilometer dari Kota Bengkulu dan sekitar 5 kilometer sebelum pasar Kepahiang. Waktu tempuh sekitar 1,5 jam dari Kota Bengkulu.

Ada di sebelah kanan jalan. Setelah parkir kendaraan kita tinggal turun menuruni tangga yang agak curam tetapi tidak jauh.

Saat saya datang kemari tidak ada pungutan biaya tiket masuk dan biaya parkir di sini.

Bunga Bangkai Bengkulu - Taman Konservasi Puspa Langka - Yopie Pangkey 8
Pelestarian Bunga Bangkai di Bengkulu - Taman Konservasi Puspa Langka - Yopie Pangkey 2

Mengenal Jenis Bunga Bangkai di Bengkulu

Dari pak Holidin ini saya jadi tahu bedanya bunga rafflesia dan bunga bangkai. Juga jadi tahu tentang siklus/fase hidup bunga bangkai.

Dijelaskan oleh pak Holidin, Bunga Bangkai mengalami 2 fase dalam hidupnya. Silih berganti terus menerus di satu tempat tumbuhnya.

Fase Vegetatif (aseksual) muncul batang tunggal dari umbi di bawahnya. Juga ada daun yang bercabang-cabang seperti daun pepaya.

Batang dan daunnya itu nantinya akan layu di fase generatif (seksual). Kemudian muncul bunga majemuk. Dua fase ini terus berulang di titik yang sama.

Baca juga ya:
* Berkunjung ke Candi Muara Jambi

Jenis Bunga Bangkai Bengkulu - Amorphophallus titanum - Yopie Pangkey 9
Sayang kami kemari saat sudah lewat masa-masa awal mekarnya.

Pada fase generatif itulah (bunga mekar), bunga ini mengeluarkan bau seperti bau bangkai. Makanya dinamakan bunga bangkai.

Bau busuk tersebut berfungsi untuk memikat serangga (lalat/kumbang) yang akan membantu dalam proses penyerbukan.

Jika terjadi pembuahan pada masa mekar bunga, maka akan terbentuk buah bewarna merah dengan biji dibekas pangkal bunga. Dan bunga bangkai pun kembali memasuki fase vegetatif.

Untuk lebih jelasnya lagi, kamu bisa mencari di mesin pencarian google tentang bunga bangkai Amorphophallus titanum yang berkerabat dekat dengan Amorphophallus paeoniifolius.

Amorphophallus paeoniifolius ini tidak tergolong tumbuhan langka. Bau busuknya pun tidak sekuat kerabatnya itu.

Bunga Bangkai Bengkulu - Taman Konservasi Puspa Langka - Yopie Pangkey 5
Lebih dari 2 meter tingginya.

Sedangkan jenis bunga bangkai di Bengkulu yang sering dijadikan bahan penelitian adalah Amorphophallus titanum dan Amorphophallus gigas.

Sekadar info, ada kurang lebih 170 spesies bunga bangkai di seluruh dunia. Di Sumatera ada 20 spesies kalau ga salah ya.

Menjadi Daya Tarik Wisata Bengkulu

Taman Konservasi Puspa Langka di Desa Tebat Monok, Kepahiang, Bengkulu ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Wisatawan bisa menyaksikan bunga bangkai yang mekar serta proses budidayanya.

Salah satu tempat wisata di Bengkulu yang bisa kamu datangi untuk lebih mengenal bunga bangkai yang tingginya bisa mencapai sekitar 2 meter dengan rentang mahkota sekitar 1-5 meter ini.

Kalau masyarakat bisa mengelola pelestarian bunga bangkai di bengkulu ini dengan baik, tentu akan menjadi potensi wisata menarik.

Kelestarian bunga bangkai khas Bengkulu Amorphophallus titanum ini, bisa mendongkrak pendapatan masyarakat lewat pariwisata.

Ada multiplier effect dari melestarikan bunga bangkai dan menjadikannya daya tarik wisata.


Kalau berkenan share ke kawan-kawan lain ya 🙂