Berwisata Sambil Belajar di Taman Kupu-kupu Gita Persada

Taman kupu-kupu Gita Persada - Yopie Pangkey - 11

Taman kupu-kupu Gita Persada

Satu lagi tempat hunting di Bandar Lampung, Taman Kupu-kupu Gita Persada, yang foto-fotonya mulai ramai beredar di Instagram dan beberapa tulisan travel blogger Indonesia yang pernah datang ke Lampung.

Pertama kali ke Taman Kupu-kupu Gita Persada itu tahun 2014, keesokan hari setelah Parade Budaya Festival Krakatau yang biasanya dipusatkan di depan Rumah Dinas Gubernur Lampung di Jalan Dr. Susilo. Harusnya langsung ditulis saja di blog waktu itu, tapi baru sekarang ingat kalau belum pernah nulis tentang taman kupu-kupu yang terletak di kota Bandar Lampung ini.

Sampai saat ini sudah lima kali saya berkunjung ke Taman Kupu-Kupu Gita Persada. Bareng kawan ngopi, bareng keluarga, dan bareng kawan-kawan yang suka jalan dari Lampung dan luar Lampung. Lokasinya yang masih masuk wilayah kota Bandar Lampung membuat kami menjadikan taman kupu-kupu sebagai salah satu tempat wisata di Lampung yang wajib dikunjungi saat ada tamu yang datang. Termasuk ada kawan-kawan blogger yang datang di Festival Krakatau, kami sempat-sempatkan untuk antar kemari.

Taman kupu kupu Gita Persada - Yopie Pangkey - 2

Foto bareng bu Herawati, pendiri Taman Kupu-kupu Gita Persada.

Sekilas Awal Mula Taman Kupu-kupu Gita Persada

Taman ini benar-benar rapat oleh berbagai macam tumbuh-tumbuhan baik pepohonan berkayu besar maupun tumbuhan bunga. Dahan. ranting, dedaunan sengaja dibiarkan tidak dipotong untuk dirapikan. Sekilas seperti taman yang banyak tidak diurus. Ternyata hal ini adalah sengaja dilakukan oleh pengelolanya agar berbagai macam kupu-kupu mau datang dengan sendirinya. Beberapa tumbuhan sengaja dipilih untuk ditanam juga untuk mendatangkan kupu-kupu jenis tertentu. Saya juga jadi tahu bahwa kupu-kupu jenis tertentu hanya mau mendatangi bunga tertentu untuk diambil sarinya. Tadinya berpikir semua kupu-kupu sama saja, mau mendatangi semua jenis bunga. Ternyata tidak.

Taman kupu kupu Gita Persada - Yopie Pangkey - 9

Rumah utama yang berfungsi sebagai museum kupu-kupu, banyak menyimpan benda-benda terkait kupu-kupu.

Beruntung bagi kami satu waktu bisa berbincang-bincang dengan bu Herawati Soekardi salah satu pendiri Taman Kupu-kupu Gita Persada. Dimulai sejak tahun 1997 berawal dari kesukaan sang suami, Anshori Djausal, yang hobi bermain layang-layang. “Suatu ketika suami saya ingin membuat layang-layang yang bagus dengan bentuk kupu-kupu. Mulailah memotret kupu-kupu. Saat itulah disadari bahwa kupu-kupu itu tidak hanya bewarna hitam. Ada yang kuning, putih, orange, dan lainnya.

“Saya juga dapat tawaran juga untuk kuliah lagi ambil tentang kupu-kupu, walaupun itu loncat dari bidang mikrobiologi ke zoologi. Karena memang ahli kupu-kupu juga masih jarang. Saya ambillah kesempatan sekolah S3 tentang kupu-kupu.” Jelas ibu Herawati Soekardi.

Taman kupu kupu Gita Persada - Yopie Pangkey - 12

Kepompong yang sudah dipisahkan ke penangkaran oleh pengelola. Pada masa kepompong, tidak memerlukan makanan.

Makanan Kupu-kupu

Ada filosofi kupu-kupu yang sangat bagus, kupu-kupu tidak pernah bersaing dengan anaknya. Kupu-kupu tidak pernah makan makanan yang sama dengan anaknya. Anak kupu-kupu (larva) makan daun, itupun daun yang spesifik. Larva calon kupu-kupu berbeda warna sudah beda spesies, dan beda spesies itu sudah menjadikannya beda makanan juga. Jadi kalau mau mendatangkan 100 kupu-kupu, kita harus menanam 100 jenis tumbuhan yang berbeda juga.

Saat sudah menjadi kupu-kupu makanannya nectar (sari buah). Dia tidak terlalu milih sari buah.Tapi ada juga yang milih-milih karena panjang sedotannya (probosis) itu. Kalau kupu-kupu besar yang mempunyai probosis panjang bisa menghisap sari buah yang memiliku tabung bunga 4 cm, maka kupu-kupu yang probosisnya hanya 2 cm ya ga bakal sampai. Jadi beberpa spesies kupu-kupu bisa jadi mendatangi satu bunga yang sama. Tinggal ukurannya saja yang menentukan. Kupu-kupu besar akan mendatangi bunga yang cukup besar yang cukup kuat untuk menahan tubuhnya.

Taman kupu kupu Gita Persada - Yopie Pangkey - 6

Di beberapa tempat diletakkan bunga yang mengandung nektar makanannya kupu-kupu.

Masa Hidup Kupu-kupu

Kupu-kupu yang kita lihat terbang itu adalah kupu-kupu yang sudah dewasa. Masa dewasa, yang hanya berkisar dua sampai empat minggu hanya sebagian dari rangkaian hidupnya. Bermula dari telur selama 3 (tiga) sampai 7 (tujuh) hari. Dilanjutkan dengan menjadi ulat selama 1 (satu) sampai 4 (empat) minggu. Lalu kepompong selama 1 (satu) sampai 4 (empat) minggu.

Jadi usia total seekor kupu hanya berkisar antara 3 (tiga) minggu sampai 9 (sembilan) minggu ya. Itu sekitar 2 bulan lebih. HHHmmmm.. Usia yang pendek ya.

Taman kupu kupu Gita Persada - Yopie Pangkey - 19

Tahu kah kamu kalau semua ulat bakal kupu-kupu itu tidak ada yang bikin gatal?

Taman kupu kupu Gita Persada - Yopie Pangkey - 4

Proses kawin untuk menghasilkan telur.

Indonesia itu Mega Biodiversity

Masih lanjut menyimak ceritanya bu Herawati. Kita sering mendengar bahwa Indonesia itu negara yang mega bio diversity, apalah itu istimewanya ya. Misalkan di Sumatera aja ada 1000 jenis kupu-kupu, berarti harus ada 1000 jenis tanaman yang dibutuhkan saat masih jadi larva. Jelatang itu daunnya gatal, tetapi ulatnya itu makan daun jelatang. Tumbuhan yang manusia belum tentu perlu bisa jadi dibutuhkan oleh mahluk lain. Itu baru yang berhubungan dengan kupu-kupu yang kelihatannya remeh ya. Belum lagi tumbuhan dan binatang lain.

Nah di taman kupu-kupu Gita Persada sudah ada 180 jenis kupu-kupu. Berarti paling tidak harus ada 180 jenis tumbuhan yang disiapkan oleh pengelolanya. Mereka membuat satu model konservasi, model perbaikan lahan-lahan kritis, lahan-lahan paska tambang misalnya, yang dari nol tidak ada kupu-kupu menjadi ada. Sekali lagi pohonnya juga yang spesifik. Misal tanam pohon jeruk maka yang akan datang adalah kupu-kupu jenis tertentu pula.

“Alhamdulillah karena kegiatan ini saya dapat job dari ibu Megawati Soekarno Putri yang sangat suka kupu-kupu. Ibu Mega ingin mengenang masa kecilnya yang indah dengan kupu-kupu.” Bu Herawati mengakhiri ceritanya. Wooww,, keren ya guys 🙂

Taman kupu kupu Gita Persada - Yopie Pangkey - 1

Bisa beruntung salah satu kupu-kupu hinggap di tangan. Manis ya tangannya? 😀

Taman kupu kupu Gita Persada - Yopie Pangkey - 10

Dome penangkaran kupu-kupu.

Waktu Terbaik Mengunjungi Taman Kupu-kupu

Saat saya dan kawan-kawan mengobrol dengan bang Martin, menantu bu Herawati, dijelaskan juga kalau mau berkunjung ke taman kupu-kupu baiknya sekitar bulan Februari dan Maret. Ada banyak kupu-kupu di bulan-bulan itu. Dan bagusnya berkunjung di saat pagi sampai sebelum pukul 16:00. Karena setelah itu mereka juga perlu mencari tempat berisitirahat untuk tidur. Dan saat cuaca cerah, tidak berawan dan hujan.

Jadi kalau cuaca sedang mendung, apalagi hujan, jangan dulu datang kemari agar tidak kecewa. Tunggu saat cuaca sedang cerah aja ya. Selain itu gunakan pakaian bewarna cerah. Karena kupu-kupu suka denganwarna-warna cerah. Sedangkan saat saya pertama kemari saya mengenakan kaus hitam. Kupu-kupu tidak ada yang mendekati saya.

Taman kupu kupu Gita Persada - Yopie Pangkey - 3

Pakai pakaian bewarna cerah agar kupu-kupu mau mendekat.

Lokasi Taman Kupu-Kupu

Ada dua alternatif rute terdekat yang ditawarkan oleh Google Maps untuk mencapai taman kupu-kupu Gita Persada, jika kita mulai dari Tugu Adipura.

  • Tugu Adipura – Jl A Yani – Jl Kartini – Jl Cut Nyak Dien – Lembah Hijau – Perum Langkapura – SMAN 7 – SLB – Kelurahan Sumber Agung – Taman Kupu-kupu.
  • Tugu Adipura – Jl A Yani – Jl Kartini – Jl Imam Bonjol – Perum Langkapura – SMAN 7 – SLB – Kelurahan Sumber Agung – Taman Kupu-kupu.
Lokasi taman kupu kupu Gita Persada

Rute menuju Taman kupu-kupu

Sebenarnya bisa juga dengan rute yang melewati jalan Way Rahman melewati Wira Garden dan Waterboom Bumi Kedaton. Tetapi lumayan jauh dan jalannya yang masih kurang bagus.

Bagaimana dengan kamu, apa sudah pernah kemari dan foto bareng kupu-kupu?

Mau lihat foto-foto koleksi kupu-kupu lainnya, bisa langsung ke halaman dua.