Berkunjung ke Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, Vihara Seribu Wajah

ksitigarbha bodhisattva - vihara seribu wajah - tanjungpinang - kepulauan riau - yopie pangkey

Vihara Ksitigarbha Bodhisattva – vihara seribu wajah, di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Mendatangi dan mengagumi keindahan bangunan Vihara beserta isinya sudah biasa. Namun apa rasanya jika mendatangi Vihara Ksitigarbha Bodhisattva , vihara 1000 patung, salah satu tempat wisata di kepulauan Riau. Sebagian  menyebutnya vihara seribu wajah. Rasanya seperti berkunjung ke Negeri Tiongkok, vihara keren ini ternyata di Tanjungpinang lho…

Bukan Umat Buddha saja yang datang ke Vihara Ksitigarbha Bodhisattva

Pada awalnya tempat ini memang dibangun khusus untuk beribadah. Namun karena banyak lahan tak terisi, maka patung-patung biksu setengah dewa dengan berbagai ekspresi pun dibuat dan dipajang di sana. Menariknya bukan hanya umat Buddha saja yang datang, namun wisatawan beragama lain banyak yang datang untuk melihat-lihat dan berfoto ria. Menjadi satu tempat wisata di Kepulauan Riau yang patut kamu pertimbangkan untuk dikunjungi.

Bagian dalam Vihara Ksitigarbha Bodhisattva - Yopie Pangkey - 3

Untuk saat ini memang kompleks Vihara ini ditutup untuk umum karena sedang ada perbaikan di banyak bagian selain karena ada patung yang rubuh. Dengan bantuan dari Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, saya bisa masuk setelah mendapat izin dari pihak vihara.

Baca juga: Tanjungpinang, Negeri Seribu Kedai Kopi

Menuju Vihara Ksitigarbha Bodhisattva

Vihara Ksitigarbha Bodhisattva terletak persis di sebelah Barat Kota Tanjungpinang . Berjarak kurang lebih sepuluh kilometer dari pusat kota dengan waktu tempuh dua puluh menit. Ingin sekali datang di pagi hari atau sore hari di saat cahaya matahari sedang lembut. Terbayang cahaya keemasan matahari mengenai patung-patung itu. Akan menambah eksotisme deretan patung-patung yang sebenarnya hanya berjumlah 500an itu. Namun keterbatasan waktu jalan-jalan di Kepri  dan karena ingin mencicipi kuliner pagi kota Tanjungpinang, saya sampai di Vihara sudah menjelang tengah hari.

Gerbang Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, Vihara 1000 patung - Yopie Pangkey - 4

seperti gerbang kota kuno.

Menjelang sampai sudah nampak bangunan besar semacam gerbang yang berdiri kokoh di atas bukit. Sedangkan di sekitar vihara banyak sekali tumbuhan besar maupun sayuran. Berasa asri dan menyatu dengan lingkungan sekitar.

Seperti Masuk ke Kota Kuno

Memasuki komplek vihara dan melewati bangunan besar seperti gerbang  kota kuno, seakan-akan saya terhanyut ke sebuah negeri nan jauh di satu waktu yang berjalan dengan lambat. Batu-batunya tersusun rapi hingga membentuk sebuah bangunan besar. Di atasnya terdapat bangunan dengan atap bertingkat khas Negeri Tiongkok dengan hiasan patung naga. Menambah anggun gerbang tersebut.

Foto-foto di halaman dalam komplek Vihara Ksitigarbha Bodhisattva. #theta360 – Spherical Image – RICOH THETA

(Foto di atas ini menggunakan Kamera 360 Ricoh Theta S )

Melewati gerbang kita disambut dengan deretan patung di kanan kiri. Lalu ada satu patung naga yang dikendarai oleh anak kecil.  Halaman bagian tengah ini juga luas yang dilengkapi dengan taman dan tumbuhan hias. Semuanya kental dengan ornamen dan desain khas Negeri Tiongkok.

Bagian paling menarik bagi saya apalagi kalau bukan “1000 wajah” dengan ekspresi berbeda satu sama lain. Seakan kesemuanya mengajak kita berkomunikasi satu persatu. Setinggi tubuh orang dewasa, patung-patung itu begitu pas dengan tubuh saya saat mencoba mensejajarkan diri. Beberapa seakan mengajak saya tersenyum bersama, beberapa seakan marah, dan beberapa seakan ingin tahu apa yang ada di pikiran saya.

Seribu wajah patung Budha di Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. #theta360 – Spherical Image – RICOH THETA

Entah berapa lama saya habiskan waktu memperhatikan patung-patung yang didatangkan langsung dari Negeri Tirai Bambu ini. Karya seni yang agung dibuat dan disusun dengan estetika yang mengagumkan. Menjadikan Vihara Ksitigarbha Bodhisattva ini berbeda dengan vihara lain dengan kehadiran 500 patung murid Buddha atau disebut juga sebagai Arahat. Arahat, kesucian tertinggi dalam mengikuti ajaran agama Buddha.

Daya Tarik Wisata yang Unik

Selama ini sudah sering melihat satu atau lebih patung di suatu tempat. Baru kali ini saya melihat lima ratus patung di satu tempat dengan ekspresi muka berbeda-beda di sekeliling taman dan lingkungan yang asri. Tak cukup waktu satu jam mengagumi semua patung yang ada. Hanya mencoba mengamati satu persatu dan memotret yang saya rasa paling menarik untuk dibagi ke kawan-kawan lain.

Vihara 1000 patung - Yopie Pangkey - 5 Vihara 1000 patung - Yopie Pangkey - 10

Menurut cerita, semua patung itu adalah hibah perorangan warga /pengusahaTiongkok. Nama-nama para penyumbang dituliskan dalam aksara Mandarin di batu prasasti yang ada di dekat setiap patungnya. Setelah jadi, patung-patung itu dikirim menggunakan kapal laut menuju Tanjungpinang. Sebuah upaya luar biasa dari penganut Buddha yang bisa dinikmati oleh masyarakat lokal dan wisatawan yang berkunjung ke Tanjungpinang. Menjadikannya satu daya tarik wisata yang unik yang mungkin tidak ada di tempat lain di Indonesia.

Baca juga: Pulau Penyengat, Menyelisik Peninggalan Kerajaan Melayu

Mencari Alamat Vihara Ksitigarbha Bodhisattva

Jalan menuju ke Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, dari kota Tanjungpinang kita harus melalui jalan Nusantara yang mengarah ke Barat menuju perbatasan kota. Sekitar satu kilometer sebelum memasuki perbatasan kabupaten Bintan, ada jalan masuk ke kanan yaitu jalan Asia Afrika (km 14). Di ujung jalan Asia Afrika kita tinggal berjalan kaki menanjak mengikuti kontur bukit untuk memasuki komplek Vihara.

(Dimuat di inflight magazine Xpressair Edisi 09, Oktober 2016)

xpressair-inflight-mag-pulau-penyengat-oktober-2016-1

majalah-xpressair-ksitigarbha-bodhisattva-vihara-seribu-wajah-tanjungpinang-kepulauan-riau-yopie-pangkey


Kalau berkenan share ke kawan-kawan lain ya 🙂